Senin, 06 April 2009

MALAM INI UNTUKMU

Seperti malam-malam sebelumnya

aku lewati sendiri menghitung bintang

kau jauh di seberang tak terbaca gelisahmu

menyeka jejak keinginan bersama selalu pupus

sementara hari terus beranjak menuakan usia

aku rindu cahaya matamu dik...

Seperti malam-malam kemarin

tiadamu memedihkan jiwa berselimut kelam

gerimis menyerang menyentuh hati penuh galau

lubang-lubang asa tersumbat jarak nyaris terkubur

renta jemari tak mampu menyentuhmu meski cuma bayang

dik, rindukah kau padaku ?

Malam ini untukmu saja

ingin ku sempatkan waktu menjamah potretmu

menantang menatap pada tembok kamar lusuh kumuh

mencipta hasrat birahi terkekang bertahun-tahun lamanya

memainkan angan seakan hadirmu begitu dekat melekat

dik, biarlah malam ini kusetubuhi gerai rambutmu dalam mimpi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar